Senin, 16 Februari 2009
we have choice what should we do
Dalam hidup sehari-hari, kita sering kali di hadapkan pada situasi di mana semuanya serba ruwet dan kacau.Sebagai contoh : beberapa waktu lalu, saya mengalamin kemacetan yang begitu parah. Semua Orang tak ada yang mau mengalah. Semua mau mencapai tujuan dengan lebih cepat tanpa mau memikirkan kepentingan orang lain. ya inilah realita hidup di Jakarta di mana semua mau serba cepat dan cepat. Nah tak terpungkirin diriku juga sering menjadi pelakunya. :-)jalanan yang cuma panjang 400 meter harus saya tempuh dalam waktu 1jam lebih. demikian konyolnya karena semua motor sudah melawan arah. di titik persimpangan semua terus merangsek maju. tanpa bisa ada yang tau gimana jalan keluarnya. Macet seperti benang ruwet. Apa yang bisa saya lakukan??Ya klo semua tak ada yang mau mengalah, Akhirnya saya bertindak mematikan MOTOR saya dan membiarkan orang di samping saya u/ maju. Akhirnya satu sisi bisa jalan. tapi ya itu karena mematikan motor, saya malah di omelin "teman-teman" yang sejurusan dengan saya (suatu resiko u/ berbuat baik kayaknya??).setelah beberapa saat saya akhirnya dapat kesempatan juga u/ jalan.. tapi setau saya rentetan mobil dan motor saya tetap saja tak bisa bergerak karena masing2 memikirkan dirinya sendiri...Ya itu suatu contoh kecil kejadian yang ku alami, Keruwetan dan kekacauan selalu terjadi. Masalah tak akan habis berhenti. tapi saya jadi sadar bahwa saya seharusnya tidak perlu mendahulukan kepentingan saya. saat saya mau "mengalah" / "melayani" orang lain, saya pasti juga akan mendapatkan balasannya.Melayani orang lain berarti harus mau "mengorbankan" kesenangan dan kebahagian kita. tak selalu kita bisa mendapatkan semua yang kita inginkan. Kadang bahkan apa yang kita korbankan cukup bahkan sangat berat..what's ever That is LIFE that we can CHOICE what should we do... We always have CHOICE
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar