Minggu, 26 Juni 2016

Intuisi dan kehidupan

Casino RWS Singapore


Saya akhir bulan kemarin, 30-31 Mei 2016, ada ke Singapore bersama Bp. Kmukti - salah satu motivator terkenal Indonesia. Pelajaran untuk mengenali intuisi. Kelas ini bersifat semi private karena hanya bersifat terbatas dan tidak semua orang cocok dengan caranya. Pelatihannya di lakukan di dalam Casino. ya di dalam Casino Resort World Sentosa - Singapore.

Bagi sebagian orang mendengar Kasino pasti bayangannya adalah JUDI. dan Judi itu adalah dosa. Banyak makna yang di pikirkan dan di artikan oleh orang saat mendengar kata CASINO.hehee... padahal banyak orang yang tidak mengerti bahwa di dalam Casino banyak sekali permainan yang menarik dan bisa untuk melatih diri kita.

Dalam kehidupan itu selalu ada kesempatan yang datang, nah manusia yang mengenal dirinya dan tahu akan dirinya akan mudah berhadapan dengan kehidupan. Apakah bisa kita menggunakan intuisi kita, untuk menebak kehidupan yang akan datang? Bagaimana kita menyikapi dengan uang. bagaimana bahwa sadar kita saat berhadapan dengan uang banyak.

Kita sebagai manusia harus menempatkan diri di tempat yang tepat,   posisi yang tepat, strategi yang tepat dan Waktu yang tepat. 

Ledakan momentum akan selalu bisa saja terjadi saat kapan saja. Apakah kita bisa menangkap momentum itu. Dengan intuisi akan memudahkan kita untuk menangkapnya. 

Intuisi bukan soal benar dan salah.  Dia tanpa rasa, datar dan selalu tepat. Merupakan karunia dari Tuhan, di punyai semua orang tapi tidak semua orang menyadari dan melatihnya. 

Banyak orang menyebutnya indra ke enam, mata batin.

Latihan Intuisi yang kami lakukan menebak angka yang akan keluar. beberapa kali kesempatan intuisi saya memberitahukan dengan detail apa yang akan keluar. ada 3 kali kesempatan di beritahu, tapi karena belum di latih dengan baik, kesempatan itu lolos.

Latihan meditasi akan membantu mempertajam mengenal intuisi.

Semangat.... selamat mencoba melatih intuisi anda

Jumat, 17 Juni 2016

Menciptakan Hoki

Kucing Keberuntungan

suatu istilah yang sering kita dengar saat banyak orang sukses dan berhasil adalah "Ah itu HOKI dia". "dia orang yang HOKI", etc.
ada suatu penerimaan - pasrah bahwa itu tidak bisa terciptakan. kita tidak akan berhasil / berhak mendapatkan hasil yang sama...
saya penasaran dengan istilah ini. Apakah benar hanya Rachmat dari ATAS ( Langit / TUHAN / Semesta ) saja yang mempengaruhi? di sisi lain ada istilah "ORA et LABORA" - Berdoa dan bekerja. saya rasa dan pikirkan ini lebih tepat. Hoki / keberuntungan kita bisa di ciptakan dengan usaha dan segala upaya. Banyak kesempatan dan peluang yang ada di dunia ini. Kita bisa menambah HOKI dengan setiap usaha dan upaya kita yang tak kenal lelah.
Seperti Film semalam yang saya Tonton " Central Intellegence" - seorang Robert Weirdicht - yang gendut - over weight menjadi Bob Stone yang badan kekar dan berotot. saat di tanya oleh Calvin Joyner sang Juara Kelas saat SMA - RAHASIANYA " hanya latihan 4 jam Sehari - 6 Hari seminggu - selama 20 tahun" - semua orang bisa melakukan kan ya?
Artinya HOKI - Kesuksesan akan tercipta bila kita tetap tekun berupaya dan berusaha terus menerus mencapai keberhasilan tersebut...
Apakah badan kekar dan berotot akan tercipta dalam semalam? tidak mungkin.
Saat ada teman yang sukses dalam usahanya? apakah itu juga sekedar Hoki dia? tentu tidak... ini tentu saja ada usaha, upaya, ketekunan dan keuletan dia berkerja juga tentu saja ada Rachmat dari yang di Atas....
Selamat berupaya menciptakan HOKImu...
Tuhan Memberkati..
Salam.

IWANPM
18.06.16



Selasa, 07 Juni 2016

Mudahnya mencari uang

Pagi ini saya ada baca iklan di facebook. seorang anak muda lulusan jurusan matematika dan kimia menjadi miliarder dengan membuat design baju dan kaos. pangsa pasarnya pun di Amerika Serikat. Modal iklan di facebook dan kreatif mencari idea design kaos. dia menjelaskan dalam beberapa video step dan cara caranya. sangat mudah dan sangat masuk akal. semua ada tekniknya. mungkin masih ada teknik yang belum dia sampaikan di video - video tersebut. tanpa gudang, tanpa stok barang, tanpa pegawai.

Banyak komentar yang pasti terpikirkan oleh masing masing dari kita. pasti ada yang bilang mudah, ah susah karena hanya akan menghabiskan uang iklan, kita kan ngga tinggal di Amerika bagaimana mungkin? bahkan bagi orang konservatif akan berpikiran ini hanya aksi tipu-tipu....

ya semua benar dari sudut pandang masing-masing.

dengan zaman yang semakin modern dan digital seperti saat ini, hanya kemauan untuk praktek, mencoba, gagal, dan mencoba lagi yang di perlukan supaya kita tetap bisa eksis untuk semakin mudah mencari uang.

Apakah dia menipu? hmmm ... kaga ada gunanya dia sharing video dan ilmu yang begitu menghasilkan uang. dia kaga butuh uang kita, dia hanya mendapatkan beberapa sen dollar dari link yang dia share soal blog, tapi karena banyaknya yang praktek maka dia akan mendapatkan royalti dari masing masing sen dikali ribuan orang. dari situlah dia akan mendapatkan uangnya.

dia berbagi - dia memberi dan di saat yang lain sukses maka dia akan kebagian sukses...

Selamat Mencoba....


https://www.facebook.com/albert.leonardo.marketist/


Rabu, 01 Juni 2016

Konsistensi dan Target

Pagi ini
pemandangan saat menuju Bali 2014
saya berlari pagi. ada rasa malas yang datang saat saya hendak lari. saya mencoba melawan rasa malas itu dan tetap bersiap untuk lari pagi.saat sudah siap untuk lari saya menetapkan target 7 KM. saat sudah mulai lari lari kecil, saya tersadar harus pemanasan dulu untuk mengendorkan otot otot. saya restart aplikasi lari saya. pemanasan sebentar dan mulai lari pagi. ada rasa malas dan capek di seluruh badan. Seiring dengan perjalanan waktu lari ada rasa capek dan pegal di kaki. ada rasa kram di betis kanan dan otot kaki sebelah kiri, berjalan sebentar dan mengambil nafas, setelah itu berlari lagi.

berlari dan berjalan kaki. walo tidak ada target waktu, tapi kok rasanya tidak ada semangat untuk menyelesaikan seluruh targetku. apakah karena tidak adanya hukuman? atau sebuah kebiasaan saya dalam menetapkan target dan saat tidak terealisasi juga tidak apa apa?

sebuah permenungan langsung terlintas :
banyak hal yang saya targetkan, tapi karena tidak adanya hukuman, karena tidak adanya tekat yang kuat banyak hal yang saya tunda dan lupakan,

arrggh... diriku harus di latih lebih keras lagi untuk bisa belajar konsisten dan tetap mencapai target apa yang telah di tetapkan...

semoga kedepan ada tekat dan komitmen yang kuat saya mencapai target targetku.

terima kasih Tuhan untuk penyadaran ini...